HUT ke-81 RI di Sulsel, Nindy Dipercaya Bawa Baki Pengibaran Merah Putih
CERITANEGERI,MAKASSAR — Sebanyak 73 anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tingkat Provinsi Sulawesi Selatan siap menjalankan tugas pada puncak peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Makassar. Dari puluhan pelajar terpilih tersebut, Nindy asal MAN 1 Parepare dipercaya menjadi pembawa baki dalam prosesi pengibaran Merah Putih.
Upacara pengibaran dan penurunan bendera dijadwalkan berlangsung pada Senin, 17 Agustus 2026, di halaman Rumah Jabatan Gubernur Sulawesi Selatan, Kota Makassar. Seluruh anggota Paskibraka berasal dari berbagai kabupaten dan kota di Sulsel dan telah menjalani rangkaian pembinaan sebelum menerima tugas pada peringatan kemerdekaan.
Para anggota Paskibraka sebelumnya dikukuhkan Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman pada Jumat, 14 Agustus 2026, di Pelataran Merah Putih Rumah Jabatan Gubernur Sulsel. Pengukuhan dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah, organisasi perangkat daerah, serta keluarga para anggota.
Prosesi pengukuhan diawali dengan persiapan pasukan dan menyanyikan Indonesia Raya. Para anggota kemudian mengucapkan ikrar Paskibraka sebelum secara resmi dikukuhkan oleh Gubernur Sulsel. Sejumlah keluarga yang hadir tampak mengikuti prosesi dengan haru setelah mendampingi perjalanan para pelajar hingga tahap akhir.
Nindy Jadi Pembawa Baki Pengibaran
Enam pelajar telah dipercaya menjalankan posisi inti dalam dua prosesi utama, yakni pengibaran pada pagi hari dan penurunan bendera pada sore hari.
Pada upacara pengibaran, Nindy dari MAN 1 Parepare bertugas sebagai pembawa baki. Ghaisan Putra Asrul dari MAN 2 Makassar dipercaya menjadi pembentang bendera, sementara Andi Asnur Arsya Apdy dari SMAN 1 Bulukumba bertugas sebagai penggerek.
Untuk prosesi penurunan Merah Putih, posisi pembawa baki dipercayakan kepada Syahraini dari MA PI DDI Mangkoso, Kabupaten Barru. Abdul Rahim Ramadhan dari SMAN 21 Makassar bertugas sebagai pembentang, sedangkan Andi Dude Darmawan dari SMAN 4 Bantaeng menjadi penggerek.
Penetapan petugas inti tersebut menjadi tahap akhir persiapan setelah 73 anggota menjalani latihan dan pembekalan. Mereka bukan hanya dituntut memahami formasi dan tata upacara, tetapi juga menjaga kekompakan dan disiplin ketika menjalankan tugas di hadapan peserta upacara.
Gubernur Minta Paskibraka Jaga Amanah
Dalam pengukuhan, Gubernur Andi Sudirman meminta seluruh anggota menjaga nilai dan disiplin yang diperoleh selama latihan hingga seluruh tugas pengibaran dan penurunan bendera selesai. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada pelatih yang telah mendampingi para anggota selama masa pembinaan.
Andi Sudirman menyebut keanggotaan Paskibraka sebagai kehormatan sekaligus tanggung jawab besar. Ia berharap para pelajar tidak hanya mampu menuntaskan tugas pada 17 Agustus, tetapi juga menjadi teladan ketika kembali ke sekolah dan lingkungan masing-masing.
“Ini adalah amanah besar, semoga adik-adik kita dapat menjalankan tugas dengan sebaik-baiknya,” kata Andi Sudirman saat pengukuhan.
Pesan serupa disampaikan Pangdam XIV/Hasanuddin Mayjen TNI Bangun Nawoko. Ia meminta anggota Paskibraka menjaga kehormatan dan kepercayaan yang telah diberikan serta menjalankan tugas dengan disiplin, tanggung jawab, dan kekompakan.
Bagi para peserta, tugas pada upacara tingkat provinsi juga membawa kebanggaan keluarga dan daerah asal. Seluruh anggota merupakan pelajar pilihan dari berbagai wilayah Sulawesi Selatan yang melalui proses seleksi sebelum mengikuti pembinaan tingkat provinsi.
Makassar Bersiap Sambut Puncak 17 Agustus
Suasana menyambut Hari Kemerdekaan juga mulai terasa di sejumlah titik Kota Makassar. Kawasan Balai Kota, misalnya, dihiasi ornamen bernuansa merah putih dan permainan cahaya untuk memeriahkan peringatan HUT ke-81 RI.
Pemerintah Kota Makassar sebelumnya juga menggelar rangkaian pekan olahraga dan seni di halaman Balai Kota. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari perayaan kemerdekaan yang melibatkan jajaran pemerintah kota menjelang puncak 17 Agustus.
Sementara di tingkat provinsi, Rumah Jabatan Gubernur menjadi pusat pelaksanaan upacara pengibaran dan penurunan Merah Putih. Paskibraka Sulsel kini memasuki tahap akhir persiapan setelah seluruh petugas utama ditetapkan.
Peringatan kemerdekaan tahun ini juga didahului sejumlah kegiatan Pemprov Sulsel, termasuk silaturahmi Gubernur bersama keluarga pahlawan, perintis kemerdekaan, veteran, dan sejumlah kelompok masyarakat. Dalam kegiatan itu, Andi Sudirman mengingatkan bahwa kemerdekaan yang dinikmati saat ini lahir dari perjuangan dan pengorbanan para pendahulu bangsa.
Perhatian pada Senin pagi akan tertuju pada 73 anggota Paskibraka yang membawa tugas mewakili generasi muda Sulawesi Selatan. Bagi Nindy dan lima petugas inti lainnya, momentum tersebut menjadi puncak dari latihan yang telah dijalani sebelum mereka dipercaya mengemban bagian penting dalam upacara kemerdekaan tingkat provinsi.
Hasil pelaksanaan pengibaran, pesan Gubernur Sulsel saat menjadi bagian dalam upacara, serta suasana masyarakat di Makassar pada hari H masih perlu diperbarui setelah rangkaian upacara berlangsung pada 17 Agustus 2026.
