Beranda / Pemerintahan / Pemkot Makassar Siapkan Pelantikan Serentak 6.032 Ketua RT/RW di Karebosi

Pemkot Makassar Siapkan Pelantikan Serentak 6.032 Ketua RT/RW di Karebosi

CERITANEGERI, MAKASSAR – Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar melalui Badan Pemberdayaan Masyarakat (BPM) menyiapkan pelantikan serentak Ketua Rukun Tetangga (RT) dan Rukun Warga (RW) pada 29 Desember 2025 mendatang. Kegiatan akbar ini akan dipusatkan di Lapangan Karebosi mulai pukul 06.00 WITA.

Kepala BPM Kota Makassar, Andi Anshar, menjelaskan bahwa seluruh Ketua RT dan RW, baik yang terpilih melalui pemilihan langsung maupun yang menjabat sebagai Pejabat Sementara (PJS), akan dilantik bersamaan. Total peserta pelantikan mencapai 6.032 orang.

“Semua akan dilantik, termasuk yang tidak melalui proses pemilihan. Jumlah totalnya 6.032 Ketua RT dan RW,” ujar Anshar, Jumat (5/12/2025).

Pelantikan dijadwalkan dilaksanakan setelah Salat Subuh. Anshar mengatakan pemilihan waktu dini hari bertujuan agar seluruh peserta hadir dalam kondisi segar dan siap mengikuti rangkaian acara.

“Kami memilih pukul enam pagi agar semua dalam kondisi bugar setelah berdoa masing-masing,” jelasnya.

BPM juga telah melakukan rapat koordinasi untuk merampungkan persiapan teknis, termasuk pembagian undangan dan penataan area pelantikan. Peserta diwajibkan mengenakan kemeja putih, celana hitam, serta akan menerima rompi khusus sebagai identitas resmi pelantikan.

Sementara itu, proses pemilihan Ketua RW dijadwalkan berlangsung pada 8 Desember 2025 di masing-masing kantor kelurahan. Mekanisme pemilihannya menggunakan sistem pemungutan suara langsung seperti pemilihan Ketua RT, lengkap dengan surat suara, kotak suara, dan bilik.

“Hari ini kami menerima tanggapan masyarakat, melakukan penyaringan, dan menetapkan daftar wajib pilih. Undangan juga mulai didistribusikan,” kata Anshar.

Pemkot Makassar menilai rangkaian pemilihan dan pelantikan RT/RW ini menjadi momentum penting dalam memperkuat struktur pemerintahan tingkat paling bawah. Ketua RT/RW dipandang sebagai ujung tombak pelayanan publik yang memiliki peran vital dalam menyampaikan program pemerintah, mengidentifikasi kebutuhan warga, hingga menjaga ketertiban wilayah.

Sejumlah pihak juga menilai proses demokrasi di tingkat lokal ini memberi ruang pembelajaran politik bagi warga. Apalagi pada pemilihan RT 3 Desember lalu, antusiasme masyarakat tercatat cukup tinggi meski terdapat 27 TPS yang tidak menyelenggarakan pemilihan karena tidak memiliki calon atau berada di kawasan khusus.

Dengan persiapan yang tinggal difinalisasi, BPM memastikan pelantikan serentak ini akan menjadi salah satu agenda besar Pemkot Makassar menjelang akhir tahun.

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *