CERITANEGERI, JAKARTA– Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya mengungkap kronologi dugaan kasus pembunuhan berencana terhadap seorang perempuan berinisial I (49) yang terjadi di Perumahan Pondok Pakulonan, Serpong Utara, Kota Tangerang Selatan, Kamis (16/4) dini hari.
Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Budi Hermanto, menjelaskan kejadian bermula saat korban bersama pelaku berinisial THA (41) keluar rumah pada Rabu malam. Keduanya kemudian kembali ke kediaman korban sekitar pukul 00.30 WIB.
Tak lama setelah itu, saksi mendengar korban berteriak meminta pertolongan dari dalam kamar. Namun pelaku sempat meyakinkan bahwa kondisi korban baik-baik saja. Setelah pelaku meninggalkan lokasi, korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia.
Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara, pemeriksaan saksi, serta analisis barang bukti, polisi berhasil mengidentifikasi dan menangkap pelaku dalam waktu kurang dari 24 jam.
Pelaku yang diketahui merupakan mantan suami siri korban itu diamankan pada hari yang sama sekitar pukul 17.50 WIB di kawasan Jalan Jombang Raya, Pondok Aren, Tangerang Selatan.
Saat ini, tersangka telah ditahan di Subdit III Tahbang/Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.
Polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya pakaian milik korban dan pelaku, satu unit sepeda motor Honda PCX, dua telepon genggam, uang tunai hasil penjualan perhiasan korban, serta rekaman kamera pengawas (CCTV) yang memperkuat dugaan tindak pidana.
Atas perbuatannya, tersangka dijerat dengan pasal terkait pembunuhan berencana sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP, termasuk pasal subsider terkait pembunuhan dan pencurian dengan kekerasan.
Pihak kepolisian mengimbau masyarakat agar tetap waspada serta segera melaporkan setiap potensi gangguan keamanan melalui layanan 110.
Sebelumnya, kasus ini terungkap setelah warga mendengar suara tangisan anak dari dalam rumah korban pada dini hari. Informasi tersebut kemudian dilaporkan kepada petugas keamanan setempat yang langsung melakukan pengecekan ke lokasi.






