CERITANEGERI, Bone, 25 September 2025 — PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim) menggelar panen raya jagung di Kecamatan Amali, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, bersama 362 petani binaan melalui program Agrosolution.
Kegiatan ini menjadi wujud nyata dukungan perusahaan terhadap program pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan nasional. Dari total lahan seluas 490 hektare, produktivitas jagung berhasil meningkat signifikan, dari sebelumnya 5–6 ton per hektare menjadi 8,5 ton per hektare.

Kepala UPT Pertanian Kecamatan Amali, Asnan, menyampaikan apresiasi atas pencapaian tersebut. Menurutnya, program Agrosolution menghadirkan solusi menyeluruh bagi petani, mulai dari penyediaan pupuk berkualitas hingga pendampingan teknologi pertanian secara terintegrasi.
“Agrosolution adalah bentuk nyata kontribusi Pupuk Kaltim. Dengan pendampingan berkelanjutan, potensi jagung di Kecamatan Amali dapat tergarap optimal, sehingga hasil panen meningkat dan memberi manfaat langsung bagi petani,” ujar Asnan.
Selain pendampingan, keberhasilan panen juga didukung oleh pemanfaatan pupuk unggulan Pupuk Kaltim yang terbukti efektif meningkatkan kualitas dan kuantitas hasil pertanian. Jagung yang dihasilkan lebih seragam, sehat, dan bernilai jual tinggi.
Baca juga: Wali Kota Makassar Ajak Muslimat NU Ambil Peran Strategis dalam Pembangunan dan Demokrasi
“Panen raya ini menjadi bukti bahwa dengan pupuk berkualitas dan pendampingan yang tepat, petani Indonesia bisa lebih produktif, mandiri, dan berdaya saing. Pupuk Kaltim akan terus berkontribusi nyata untuk pertanian nasional,” ungkap perwakilan manajemen Pupuk Kaltim.
Melalui panen raya ini, Kecamatan Amali diharapkan menjadi contoh keberhasilan program Agrosolution. Ke depan, Pupuk Kaltim berkomitmen memperluas dampak positif bagi sektor pertanian di seluruh Indonesia.