Beranda / Internasional / Presiden Venezuela Nicolas Maduro Tolak Tuduhan Narkoba dari AS

Presiden Venezuela Nicolas Maduro Tolak Tuduhan Narkoba dari AS

CERITANEGERI, Caracas – Presiden Venezuela, Nicolas Maduro, menolak tuduhan Amerika Serikat (AS) yang menyebut dirinya sebagai pengedar narkoba. Ia bahkan meminta Presiden AS, Donald Trump, untuk membuka dialog di tengah meningkatnya ketegangan kedua negara.

Permintaan itu disampaikan Maduro dalam sebuah surat tertanggal 6 September, yang baru dirilis pemerintah Venezuela pada Minggu (21/9) waktu setempat.

Surat tersebut dikirim hanya beberapa hari setelah Washington mengerahkan kapal perang ke lepas pantai Venezuela dan melancarkan serangan pertama terhadap kapal yang dituduh mengangkut narkoba. Serangan itu menewaskan sedikitnya 11 orang.

“Ini adalah berita palsu terburuk yang diluncurkan terhadap negara kami dalam eskalasi politik bersenjata yang akan menyebabkan kerusakan besar di seluruh dunia,” tulis Maduro dalam suratnya.

Maduro membantah tuduhan AS bahwa dirinya memimpin kartel narkoba. Ia menegaskan tuduhan tersebut “sepenuhnya salah” dan mendesak Trump menjaga perdamaian melalui dialog serta pemahaman bersama.

Namun, meski surat telah dikirimkan, pasukan AS tetap melancarkan dua serangan tambahan terhadap kapal lain yang diklaim membawa narkoba. Satu diserang di perairan Venezuela, sementara lainnya di lepas pantai Republik Dominika.

Baca juga: BGN Bentuk Tim Investigasi Keracunan Makan Bergizi Gratis

Pengerahan militer AS di kawasan Karibia menuai kecaman dari sejumlah negara Amerika Latin. Banyak pihak khawatir langkah ini menjadi tanda Washington berencana menyerang Caracas.

Menurut laporan, AS telah mengerahkan delapan kapal perang, satu kapal selam bertenaga nuklir, serta 10 jet tempur yang ditempatkan di Puerto Rico, wilayah AS yang berlokasi di utara Venezuela.

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *