CERITANEGERI, MAKASSAR – Pelaksanaan pemilihan Ketua Rukun Tetangga (RT) di Kota Makassar pada Rabu, 3 Desember 2025, mendapat respons positif dari masyarakat. Antusiasme warga terlihat dari tingginya jumlah Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang terlaksana.
Kepala Bagian Pemberdayaan Masyarakat (BPM) Kota Makassar, Andi Anshar, menyampaikan bahwa dari 1.005 TPS yang direncanakan, sebanyak 978 TPS telah menggelar pemilihan, sementara 27 TPS tidak menyelenggarakan pemungutan suara.
“Alhamdulillah, pelaksanaan pemilihan Ketua RT di tingkat bawah disambut dengan gembira oleh warga,” ujar Anshar, Kamis (4/12/2025).
Menurut Anshar, TPS yang tidak menggelar pemilihan umumnya berada di wilayah yang tidak memiliki calon atau berada di lingkungan khusus, seperti asrama TNI dan Polri.
“Dari 1.005 TPS, yang melaksanakan pemilihan ada 978. Sisanya, 27 TPS, tidak melaksanakan karena tidak ada pendaftar atau berada di kawasan asrama,” jelasnya.
Ia menambahkan, dari 978 TPS aktif, tidak semuanya melakukan pemungutan suara karena di beberapa RT terdapat calon tunggal atau bahkan tidak ada pendaftar.
Jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) yang tercatat mencapai 281.413 orang. Hingga saat ini, belum ada laporan pelanggaran atau dugaan kecurangan dalam proses pemilihan.
“Sampai hari ini belum ada laporan yang kami terima. Sanggahan hanya bisa diajukan terhadap hasil perhitungan suara, bukan prosesnya,” tegas Anshar.
Masa sanggah terhadap hasil penghitungan suara dibuka selama 1×24 jam setelah berita acara ditandatangani. Jika ditemukan pelanggaran yang terbukti, maka sesuai Peraturan Wali Kota, calon yang bersangkutan dapat dikenai teguran.