Beranda / Pemerintahan / Kadishub Makassar Harap Kehadiran Trans Sulsel Tekan Kemacetan Khusus Di Kota Makassar

Kadishub Makassar Harap Kehadiran Trans Sulsel Tekan Kemacetan Khusus Di Kota Makassar

CERITANEGERI, Makassasr – Kepala Dinas Perhubungan Kota Makassar, Muhammad Rheza, menyambut positif keberadaan Bus Trans Sulsel yang mulai beroperasi pada dua koridor utama kawasan Mamminasata dan berharap layanan ini bisa mengurangi tingkat kemacetan di pusat aktivitas perkotaan.

Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan resmi meluncurkan Bus Trans Sulsel di kawasan Center Point of Indonesia (CPI), Makassar, pada Senin (14/7/2025). Sebanyak 27 armada baru produksi 2024 disiapkan untuk melayani dua koridor strategis: Koridor 1 Menghubungkan Panakkukang Square hingga Pelabuhan Takalar (14 bus dan 105 halte), dan Koridor 2 Menghubungkan Unhas Tamalanrea, Bandara Sultan Hasanuddin, hingga Terminal Kereta Api Mandai Maros (13 bus dan 51 halte).

Sebagai bentuk subsidi sosial, seluruh layanan Trans Sulsel digratiskan hingga akhir 2025. Andi Erwin Terwo, Kadishub Provinsi Sulsel, menyebut operasional ini akan berjalan dari pagi hingga malam, mulai pukul 05.30 hingga 21.00 WITA. Sistem pembayaran ke depan akan mengadopsi tapping kartu elektronik dan QRIS.

Rheza menekankan bahwa hadirnya moda transportasi publik ini merupakan langkah penting menuju sistem mobilitas yang lebih terintegrasi. Ia berharap Trans Sulsel dapat mengurangi beban lalu lintas di jalur-jalur sibuk seperti Jalan AP Pettarani, CPI, dan kawasan kampus. “Keberadaan bus Massal yang terhubung dengan halte, bandara, kereta api, dan pelabuhan diharapkan membawa dampak signifikan terhadap pengurangan kendaraan pribadi,” ucapnya.

Selain penambahan armada, rute bus juga dirancang terintegrasi dengan moda transportasi lain. Koridor 1 menghubungkan jalur bus dan terminal waterbase di Taman Andalan sebelum menuju Pelabuhan Takalar, sementara Koridor 2 langsung terkoneksi dengan terminal kereta api jalur Makassar–Parepare. Integrasi ini dipandang sebagai strategi modern untuk mengurai kemacetan urban.

Dengan harmonisasi antara kebijakan pemkot dan infrastruktur transportasi baru, layanan Bus Trans Sulsel diharapkan menjadi katalis perubahan menuju kota Makassar yang lebih nyaman, efisien, dan ramah lingkungan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *