CERITANEGERI, JAKARTA — Kabar duka datang dari dunia hiburan Tanah Air. Aktor senior Epy Kusnandar yang dikenal luas lewat perannya sebagai Kang Mus dalam sinetron Preman Pensiun, meninggal dunia pada Rabu (3/12/2025) pukul 14.24 WIB. Ia tutup usia pada umur 61 tahun.
Kabar kepergian Epy meninggalkan duka mendalam bagi keluarga dan para penggemarnya. Jenazahnya rencananya akan dimakamkan di TPU Jeruk Purut, Jakarta Selatan, pada 4 Desember 2025 pukul 08.00 WIB.
Epy mengawali perjalanan kariernya melalui serial “1 Kakak 7 Ponakan”. Namun, puncak popularitasnya datang ketika ia memerankan Kang Mus di tujuh musim Preman Pensiun, baik versi sinetron maupun film. Karakter tersebut begitu melekat hingga nama Epy identik dengan sosok Kang Mus.
Ia juga dikenal melalui perannya sebagai Dadang di sinetron Suami-Suami Takut Istri, yang menambah panjang daftar karya populer yang pernah ia bintangi.
Kehidupan Epy tidak pernah lepas dari ujian berat. Ia pernah dinyatakan mengalami kanker otak pada 2011, bahkan dokter sempat memvonis usianya hanya tinggal beberapa bulan. Namun ia berhasil melewati masa kritis itu.
Pada 2020, Epy kembali menghadapi cobaan ketika mengalami stroke ringan yang menyerang bagian tubuh sebelah kiri. Ia mengaku matanya menjadi bagian pertama yang terdampak hingga membuat penglihatannya kabur dan sempat mengalami kebutaan sementara.
Epy kemudian menjalani pengobatan alternatif di Depok, Jawa Barat, yang perlahan membuat kondisinya membaik.
Ketika dunia hiburan tak lagi memberi banyak kesempatan, Epy memilih tetap tegar. Ia bersama istrinya, Karina Ranau, membuka usaha warung makan. Mereka juga berjualan takjil saat Ramadan dan bahkan viral karena menjual kerupuk dorokdok menggunakan sepeda.
“Saya bukan memutuskan (pensiun), tapi diputuskan,” ujar Epy suatu waktu tentang berkurangnya tawaran akting yang ia terima.
Meski sempat mengikuti berbagai casting, ia mengaku belum menemukan naskah yang dinilai cocok untuk dirinya.
Kini seluruh perjuangan, karya, serta perjalanan hidup Epy Kusnandar tinggal kenangan bagi para penggemarnya. Sosok yang humoris, hangat, sekaligus penuh dedikasi itu meninggalkan warisan karya yang akan terus diingat.
Selamat jalan, Kang Mus. Terima kasih atas tawa, cerita, dan perjalanan hidup yang menginspirasi banyak orang.