Beranda / Uncategorized / DP2 Makassar Serahkan Makanan Olahan Ikan ke Pelajar untuk Dukung Pencegahan Stunting

DP2 Makassar Serahkan Makanan Olahan Ikan ke Pelajar untuk Dukung Pencegahan Stunting

CERITANEGERI, MAKASSAR — Dinas Perikanan dan Pertanian (DP2) Kota Makassar kembali menunjukkan komitmennya dalam penanganan stunting melalui kegiatan distribusi makanan olahan ikan dan bantuan tas kepada anak-anak di wilayah prioritas.

Kepala DP2 Kota Makassar, Aulia Arsyad, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk dukungan nyata dalam menurunkan angka stunting di Kota Makassar. Ia menegaskan bahwa persoalan stunting adalah isu nasional yang memerlukan kerja sama lintas sektor.
“Penanganan masalah ini tidak bisa hanya dibebankan kepada Dinas Kesehatan maupun DPPKB. Seluruh instansi terkait harus terlibat,” ujarnya.

Program Gerakan Pencegahan Stunting tersebut menyasar enam kelurahan, yaitu Tidung, Mangasa, Pai, Sudiang, Pannampu, dan Kaluku Bodoa.
“Lokus penanganan dipilih berdasarkan data kelurahan dengan jumlah kasus stunting tertinggi di Kota Makassar,” jelas Aulia.

Sebagai langkah awal, DP2 telah menyalurkan makanan olahan ikan kepada anak-anak di Kelurahan Tidung. Tahap berikutnya akan dilaksanakan pada lima kelurahan lainnya dalam waktu dekat. Selain makanan olahan ikan, DP2 juga membagikan bantuan tas untuk pelajar sebagai bagian dari dukungan tambahan bagi anak-anak yang menjadi sasaran program.

Pada kesempatan tersebut, Aulia mengingatkan pentingnya perhatian orang tua terhadap pola konsumsi harian keluarga. Menurutnya, pemenuhan gizi yang baik, terutama bagi ibu hamil dan anak-anak, menjadi faktor kunci dalam mencegah stunting.
“Banyak kasus stunting berawal dari kurangnya perhatian terhadap kesehatan ibu hamil. Menikah di usia terlalu muda atau melahirkan pada usia terlalu tua juga harus menjadi perhatian,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Perikanan Tangkap DP2 Makassar, Suriyati, menyampaikan bahwa produk makanan olahan ikan yang dibagikan merupakan hasil produksi UMKM lokal. Dengan demikian, selain meningkatkan asupan gizi anak-anak, program ini juga membantu menggerakkan ekonomi masyarakat.

Pelaksanaan kegiatan ini didasari Surat Keputusan Wali Kota Makassar No. 1245/188.4.45/2024 tertanggal 12 Februari 2024, yang menetapkan enam kelurahan dengan angka stunting tertinggi sebagai lokasi prioritas intervensi.

Kegiatan di Kelurahan Tidung menjadi tahap pertama dari serangkaian program DP2 yang akan diteruskan secara bertahap ke lima kelurahan lainnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *