CERITANEGERI, MAKASSAR — Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Makassar menyiapkan 38 unit motor listrik jenis Tyranno untuk mendukung operasional kebersihan di tingkat kecamatan dan kelurahan. Langkah ini dilakukan sebagai upaya memperkuat kinerja petugas kebersihan sekaligus mendukung program lingkungan berkelanjutan Pemerintah Kota Makassar.
Kepala DLH Makassar Helmy Budiman mengatakan, pengadaan kendaraan listrik tersebut telah dianggarkan melalui anggaran perubahan dan diperuntukkan bagi petugas kebersihan, khususnya kepala seksi kebersihan di wilayah kerja masing-masing.
“Alhamdulillah, sesuai dengan anggaran perubahan yang kami siapkan, DLH menyediakan kendaraan operasional bagi teman-teman di lapangan. Jumlahnya sebanyak 38 unit,” ujar Helmy saat penyerahan simbolis motor listrik di Swis-Bellin Makassar, Senin (15/12/2025).
Helmy menjelaskan, sebagian motor listrik akan didistribusikan ke kecamatan dan kelurahan. Namun, teknis pembagian dan penempatan masih menunggu arahan lebih lanjut dari Wali Kota Makassar.
“Ini juga kami jadikan sebagai bentuk penghargaan atau reward kepada petugas kebersihan yang selama ini berkontribusi menjaga lingkungan Kota Makassar,” tambahnya.
DLH Makassar memilih kendaraan listrik setelah melalui kajian dan riset mendalam. Pertimbangan utama meliputi efisiensi biaya operasional, perawatan yang lebih sederhana, serta dampak positif terhadap lingkungan.
“Secara perhitungan, kendaraan listrik jauh lebih efisien. Dari sisi lingkungan juga lebih ramah dan sejalan dengan visi pembangunan berkelanjutan yang kami dorong,” jelas Helmy.
Dengan harga satuan sekitar Rp26 juta per unit, total anggaran pengadaan 38 unit motor listrik tersebut diperkirakan mencapai Rp1 miliar. Kendaraan ini akan digunakan untuk mendukung kegiatan lapangan, seperti pemantauan kebersihan dan mobilitas petugas di wilayah tugas masing-masing.
Melalui inisiatif ini, DLH Makassar berharap dapat menjadi contoh bagi instansi pemerintah lainnya serta masyarakat dalam mengadopsi teknologi ramah lingkungan.
“Kami ingin mendorong pemanfaatan teknologi hijau sebagai bagian dari gaya hidup dan budaya kerja. Mudah-mudahan langkah ini bisa ditiru oleh instansi lain dan masyarakat,” tegasnya.
Pengadaan motor listrik ini juga menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kota Makassar dalam mewujudkan target Makassar Bebas Sampah 2029, dengan dukungan sarana operasional yang efisien dan berkelanjutan.