CERITANEGERI, MAKASSAR — Bidang Pertanian Dinas Perikanan dan Pertanian Kota Makassar menyelenggarakan Pelatihan Pertanian Perkotaan (Urban Farming) melalui Adaptasi Sistem Smart Farming di Hotel Swiss-Belinn Makassar. Kegiatan ini menjadi langkah strategis pemerintah kota dalam memperkenalkan inovasi pertanian berteknologi kepada masyarakat perkotaan.
Pelatihan dibuka oleh Kepala Dinas Perikanan dan Pertanian Kota Makassar, Aulia Arsyad, S.STP., M.Si., yang menekankan pentingnya pemanfaatan teknologi modern dalam pengembangan pertanian di lahan terbatas.
Dalam sambutannya, Aulia menyampaikan bahwa penerapan sistem pertanian cerdas dapat membantu masyarakat mengoptimalkan ruang sempit di perkotaan.“Melalui penerapan smart farming, kita ingin mendorong masyarakat perkotaan agar mampu memanfaatkan lahan terbatas dengan cara yang lebih modern, efisien, dan berkelanjutan. Urban farming bukan hanya tentang bercocok tanam, tetapi juga tentang membangun ketahanan pangan dan lingkungan kota yang lebih hijau,” ujarnya.
Pelatihan ini dirancang untuk meningkatkan kemampuan peserta dalam mengelola pertanian perkotaan dengan pendekatan teknologi yang lebih efisien, ramah lingkungan, dan berorientasi pada keberlanjutan. Para peserta dibekali pengetahuan dan praktik mengenai pemanfaatan perangkat smart farming yang dapat diterapkan di permukiman padat maupun area urban lainnya.
Melalui kegiatan ini, pemerintah berharap masyarakat Makassar semakin mandiri dalam mendukung ketahanan pangan kota, sekaligus mendorong terciptanya lingkungan yang lebih hijau, produktif, dan sejalan dengan visi Makassar Mulia.