Beranda / Peristiwa / Mobil MBG Tabrak Murid dan Guru di SDN 01 Kalibaru, 21 Orang Dilarikan ke Rumah Sakit

Mobil MBG Tabrak Murid dan Guru di SDN 01 Kalibaru, 21 Orang Dilarikan ke Rumah Sakit

CERITANEGERI, JAKARTA – Mobil pengangkut Makan Bergizi Gratis (MBG) menerobos pagar dan menabrak puluhan murid serta seorang guru SDN 01 Kalibaru, Cilincing, Jakarta Utara, Kamis (11/12/2025) pagi. Insiden terjadi sekitar pukul 06.30 WIB saat seluruh siswa dan guru tengah berkumpul di lapangan untuk kegiatan literasi.

Mobil yang tiba-tiba melaju tak terkendali itu lebih dulu menghantam pagar sekolah yang dalam keadaan tertutup sebelum kemudian menabrak kerumunan siswa yang sedang duduk di lapangan.

Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Brigjen Sonny Sanjaya mengungkapkan bahwa kendaraan tersebut dikemudikan sopir pengganti. Pihaknya masih menunggu penjelasan lengkap dari mitra penyedia sopir, SPPG Cilincing Kali Baru.

“Belum ada penjelasan apakah penunjukan sopir cadangan dilakukan mitra atau seperti apa mekanismenya. Kami mohon waktu untuk melakukan pemeriksaan,” ujar Sonny saat meninjau lokasi kejadian.

Ia menjelaskan, BGN memiliki 47 relawan yang direkrut mitra, termasuk pengemudi yang melalui proses seleksi, pemeriksaan kesehatan, dan wajib memiliki SIM. Sonny menegaskan bahwa seluruh kendaraan MBG seharusnya menjalani pengecekan kelayakan operasional setiap hari sesuai petunjuk teknis.

“Juknis mengatakan bahwa kendaraan setiap hari wajib dicek laik operasional atau tidak. Ada panduannya,” katanya.

Terkait dugaan penyebab insiden, Sonny menyerahkan sepenuhnya kepada pihak kepolisian. Menurutnya, apakah kejadian disebabkan human error, kelalaian sopir, atau masalah kendaraan, seluruhnya akan menjadi domain penyidik.

“Penegakan hukum kami serahkan ke penegak hukum. Namun apa pun temuan nanti, akan menjadi evaluasi bagi BGN,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno mengatakan total korban mencapai 21 orang. Sebanyak 16 korban dirawat di RSUD Cilincing, sementara 5 lainnya dirujuk ke RS Koja. Mereka terdiri dari 11 murid laki-laki, 9 murid perempuan, dan seorang guru laki-laki.

“Tidak ada korban meninggal dunia. Seluruh korban sedang dalam penanganan medis,” ujar Rano.

Polisi kini tengah mengusut dugaan kelalaian pengemudi maupun kemungkinan adanya masalah teknis pada kendaraan MBG.

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *