Beranda / Nasional / BGN Ungkap Mekanisme yang Buat Putri Wakil Ketua DPRD Sulsel Kelola 41 Dapur MBG

BGN Ungkap Mekanisme yang Buat Putri Wakil Ketua DPRD Sulsel Kelola 41 Dapur MBG

CERITANEGERI, JAKARTA — Badan Gizi Nasional (BGN) akhirnya memberikan penjelasan resmi terkait polemik kepemilikan 41 dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) oleh Yasika Aulia Ramadhani, putri Wakil Ketua DPRD Sulawesi Selatan, Yasir Machmud.

Wakil Ketua BGN, Nanik S. Deyang, menyatakan pihaknya telah melakukan verifikasi langsung atas data satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG) yang tercatat atas nama Yasika.

“Saya sudah meminta tim verifikasi mengecek satu per satu. Datanya valid. Ada 41 dapur atas namanya,” ujar Nanik dalam keterangan pers, Selasa (18/11/2025).

Menurut Nanik, jumlah tersebut dimungkinkan karena pengajuan dapur dilakukan melalui beberapa yayasan berbeda. Sistem BGN hanya membatasi maksimal 10 dapur per yayasan, bukan per individu, sehingga tidak terhitung sebagai pelanggaran administratif.

Sistem Digital Tak Mendeteksi Identitas Pengaju

Kepala BGN, Dadan Hindayana, menjelaskan bahwa proses pendaftaran SPPG bersifat digital dan tidak menampilkan latar belakang atau keterkaitan personal pemohon.

“Kami tidak mengetahui siapa yang mengajukan. Sistem hanya membaca data dan kelengkapan dokumen,” jelas Dadan.

Ia menegaskan bahwa batas maksimal 10 dapur tetap berlaku, kecuali bagi yayasan yang berada di bawah institusi tertentu. Meski demikian, Dadan menilai munculnya banyak dapur baru turut mempercepat pemerataan program MBG.

“Kami menghargai semua pihak yang ikut memperluas pelayanan makanan bergizi untuk masyarakat,” katanya.

*Profil Singkat Yasika*

Yasika, 20 tahun, merupakan putri politikus Partai Gerindra sekaligus Wakil Ketua DPRD Sulsel, Yasir Machmud. Ia diketahui menjabat sebagai pembina di yayasan-yayasan yang menaungi dapur MBG tersebut.

Dalam peresmian salah satu dapur di Kabupaten Bone pada 14 November 2025, Yasika mengungkapkan bahwa dirinya telah mulai mengelola dapur MBG sejak awal tahun.

“Kami ingin memastikan anak-anak di Sulsel menerima makanan bergizi. Dari Makassar kami mulai dan terus berkembang hingga hari ini,” ujarnya.

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *