CERITANEGERI, Jakarta — Suara lantang Purbaya Yudhi Sadewa menggema di ruang pelantikan Istana Negara, Senin pagi itu. Dengan tenang ia mengucapkan sumpah jabatan, menandai babak baru dalam hidupnya: dipercaya Presiden Prabowo Subianto sebagai Menteri Keuangan menggantikan Sri Mulyani.
Bagi sebagian orang, nama Purbaya mungkin belum populer pejabat ekonomi lainnya. Namun, bagi kalangan akademisi dan pelaku pasar keuangan, ia bukanlah orang baru. Karier panjangnya mencerminkan satu benang merah: ketekunan pada dunia ekonomi dan dedikasi pada stabilitas negeri.
Lahir dan besar di Indonesia, Purbaya muda memilih jalur teknik elektro di Institut Teknologi Bandung (ITB). Namun, minatnya pada ekonomi membawanya jauh ke Amerika Serikat. Di Purdue University, Indiana, ia menuntaskan gelar master dan doktor di bidang ekonomi. Pendidikan itulah yang kelak membentuk cara pandangnya yang analitis dan sistematis dalam melihat persoalan.
Baca juga: Sekdishub Makassar Terima Kunjungan DPRD Toraja Utara
Sekembalinya ke tanah air, Purbaya tak langsung masuk pemerintahan. Ia lebih dulu menapaki jalur profesional: dari Schlumberger, Danareksa Research Institute, hingga menduduki kursi Direktur Utama PT Danareksa Securities. Dunia pasar modal memberikan pengalaman berharga—tentang bagaimana angka, kebijakan, dan kepercayaan masyarakat saling terkait.
Karier Purbaya di pemerintahan dimulai saat menjadi anggota Komite Ekonomi Nasional pada tahun 2010. Dari situ, membuka lebar lebar. Ia pernah menjadi staf khusus di berbagai kementerian, lalu Deputi Bidang Koordinasi Kedaulatan Maritim dan Energi di bawah Menko Marves, Luhut Binsar Pandjaitan. Terakhir, sejak tahun 2020, ia dipercaya memimpin Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).
Rekam jejak itu membentuk reputasi Purbaya sebagai sosok yang tenang, berhati-hati, sekaligus memiliki pemahaman menyeluruh tentang sektor keuangan.
Presiden Prabowo menyampaikan keyakinannya atas penunjukan Purbaya .
“Pak Purbaya memiliki pengalaman panjang di dunia keuangan dan pemerintahan. Beliau adalah sosok yang tenang, penuh integritas, dan menguasai persoalan ekonomi secara mendalam. Saya percaya dia mampu menjaga stabilitas fiskal sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi yang adil bagi rakyat,” ujar Prabowo dalam Berbagainya.
Sementara itu, Purbaya menyampaikan rasa terima kasih sekaligus tekadnya untuk mengemban amanah.
“Saya sadar tugas ini tidak ringan. Namun dengan kerja sama seluruh jajaran pemerintah, saya yakin kita bisa menjaga keuangan negara tetap sehat, sekaligus menghadirkan kebijakan fiskal yang berpihak pada rakyat kecil. Ini adalah darma bakti saya untuk Indonesia,” kata Purbaya usai pelantikan.
Baca juga: Mangrove Pemkot Makassar dan Pertamina Kembangkan Ecoeduwisata
Bagi pria yang terbiasa bekerja di balik layar, sorotan publik mungkin terasa baru. Namun, pelantikannya hari ini menunjukkan bahwa perjalanan panjang—dari ruang kuliah di Bandung, penelitian di Amerika, ruang rapat pasar keuangan, hingga meja birokrasi—akhirnya bermuara di ruang paling bergengsi di negeri ini: kursi Menteri Keuangan Republik Indonesia.