DP2 Siapkan Ekosistem Pertanian Terintegrasi Lewat Greenhouse IoT dan Rumah Maggot
CERITANEGERI, MAKASSAR — Dinas Perikanan dan Pertanian (DP2) tengah menyiapkan inovasi tata kelola agrikultur modern dengan membangun kawasan pertanian terintegrasi. Fasilitas utama yang akan dihadirkan dalam kawasan tersebut mencakup pembangunan greenhouse mutakhir yang operasionalnya didukung penuh oleh teknologi Internet of Things (IoT) dalam kunjungannya di kawasan Rumah Potong Hewan (RPH) Tamangapa, Kecamatan Manggala pada Rabu (2/9/2026)
Munafri menyampaikan bahwa inisiatif pembangunan greenhouse oleh DP2 ini akan menjadi landasan bagi hadirnya zona pertanian terpadu. Selain pemanfaatan teknologi pintar untuk sektor budidaya, pemerintah juga menaruh perhatian pada solusi lingkungan melalui pembangunan infrastruktur rumah maggot.
Fasilitas pengembangbiakan maggot tersebut dirancang dengan kapasitas penguraian limbah yang masif, yakni ditargetkan mampu mengelola hingga 7,2 ton sampah setiap bulannya. Sistem ini secara langsung mengusung prinsip ekonomi sirkular, di mana tata kelola persampahan disinergikan dengan kebutuhan sektor pertanian dan peternakan.
Ke depannya, Munafri menargetkan proyek yang digagas pemerintah ini dapat menjadi model percontohan nyata yang mudah direplikasi oleh warga Kota Makassar. Kawasan terintegrasi ini akan terus dikembangkan agar masyarakat dapat melihat dan belajar langsung mengenai efektivitas pemanfaatan aset daerah yang memadukan siklus pertanian, peternakan, dan penanganan sampah secara produktif.
