Beranda / Internasional / Ketegangan Memuncak, Suriah Perpanjang Penutupan Ruang Udara Nasional

Ketegangan Memuncak, Suriah Perpanjang Penutupan Ruang Udara Nasional

CERITA NEGERI – Damaskus. Pemerintah Suriah memutuskan untuk memperpanjang penutupan wilayah udaranya secara penuh selama 24 jam, terhitung mulai Senin tengah malam waktu setempat. Kebijakan ini diambil menyusul meningkatnya ketegangan keamanan di kawasan Timur Tengah setelah serangan gabungan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran.

Otoritas Penerbangan Sipil Suriah menyampaikan bahwa seluruh aktivitas lepas landas dan pendaratan untuk sementara dihentikan demi menjaga keselamatan penerbangan. Langkah tersebut merupakan bagian dari upaya antisipatif terhadap dinamika keamanan regional yang masih berkembang.

Pihak otoritas menegaskan bahwa situasi terus dipantau secara intensif dan setiap perkembangan terbaru akan diumumkan melalui kanal resmi pemerintah.

Ketegangan semakin terasa pada Minggu (1/3), ketika puing-puing rudal dilaporkan jatuh di wilayah sekitar Damaskus. Insiden itu menyebabkan empat orang terluka di kawasan Ain Tarma, yang terletak di bagian timur ibu kota. Korban terdiri dari seorang pria dan tiga anak perempuannya. Selain korban luka, sejumlah bangunan juga dilaporkan mengalami kerusakan.

Warga Damaskus mengaku mendengar beberapa kali ledakan di langit kota. Media pemerintah Suriah menyebutkan bahwa suara tersebut diduga berasal dari sistem pertahanan udara Israel yang mencegat rudal Iran saat melintas di atas wilayah Suriah.

Situasi ini semakin memperlihatkan bagaimana konflik antara Israel dan Iran berdampak langsung terhadap stabilitas keamanan di Suriah, termasuk sektor penerbangan sipil. Hingga kini, pemerintah Suriah belum memberikan kepastian kapan aktivitas penerbangan akan kembali normal.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *